Senin, 19 November 2007

Kapan ya bisa kerja tanpa harus datang ke kantor?


Keseharianku adalah ilustrator majalah anak. Sepanjang hari lebih banyak di depan komputer. Bikin ilustrasi dan disain. Boleh dibilang mobilitas kurang karena lebih banyak bekerja dengan imajinasi daripada motorik. Apalagi nggak ada kepentingan untuk bertemu dengan orang atau klien.


Untungnya aku menyukai pekerjaan karena sesuai dengan hobby dari kecil. Kebayang kalau nggak..pasti membosankan. Aku sendiri punya prinsip loyalitas itu pada profesi..bukan pada lembaga tempat kita kerja. Makanya meski di kantor sering ada isu-isu yang negatif..kualitas hasil kerja tetap terjaga.

Ada satu hal yang selama ini aku angankan sekaligus inginkan. Yaitu suatu saat bisa kerja tanpa harus datang ke kantor tiap hari. Cukup sekali aja dalam seminggu. Kalau perlu sekali dalam sebulan. Selebihnya bekerja di rumah. Kemudian hasil kerja bisa dikirim via internet. Bukankah perkembangan teknologi informasi sangat memungkinkan?

Hanya saja hal tersebut sulit terwujud karena sejauh ini lembaga tempat aku bekerja masih konvensional. Masih melihat pentingnya kehadiran personal.Padahal dengan bekerja di rumah bisa lebih menghemat waktu dan energi. Monitoring pun tetap bisa dilakukan karena ada jadwal dan target kerja yang jelas. Kehadiran dilakukan pada hari tertentu yang sudah dijadwalkan. Terutama apabila hal-hal ada yang harus diputuskan bersama.

Dan dengan bekerja di rumah..hidup nggak stres karena harus terjebak macet tiap hari. Produktivitas meningkat karena nggak banyak waktu dan energi yang terbuang sia-sia. Dan memungkinkan untuk berdomisili di luar Jakarta..di sebuah kota kecil yang tenang dan manusiawi. Alangkah indahnya.

Andai saja....

1 komentar:

NO LIMIT mengatakan...

kapan?
jadi dulu kontributor sebuah media!
aku dah ngresain....via net,PDF ato jpg....di komput sambil bercanda dengan si kecil,pake sarung pake oblong!merdeka!....namun setiap sisi selalu ada saja kelemahan...cuaca bikin net hang!si kecil ato orang rumah bikin kegaduhan..tetangga mengeryitkan dahi..lho mas giant libur?ato.....?!
tetapi dinamika hidup selalu beitu...pengen yang afdol,setidaknya lebih nyaman aja kalo rekening terjaga di mana posisi kita berada,
kalo cuman pure di rumah berat
(kecuali link ke luar negeri,setiap dolar mengandung vitamin tinggi untuk hidup 1 tahun di depan,kapan?)
gampang di depak kapan2 kalo kebijakan efisiensi perusahaan...
karena aku.......pernah merasakan!
ikhlas dengan bioritme yang mengalur di depan mata tanpa bisa berkata-kata.....
terdiam kaku........